Tuesday, November 2, 2010

Nasib patung Buddha di kota Tanjung Balai Asahan


 
Nasib patung Buddha di sebuah kota kecil……. Tepatnya di Tanjung balai Asahan.. sebuah kota yang harus di tempuh lebih kurang 4 jam dari kota Medan.

Pembangunan sejak tahun 2005 selesai tanpa masalah… tetapi sekarang keberadaannya menjadi sebuah masalah bagi mereka yang merasa terganggu dengan kehadiran patung Buddha ini.

Walaupun agama Buddha dianggap sebagai agama minoritas, tetapi apakah agama yang mayoritas harus menindas yang minoritas?
Apakah hanya sebuah patung Buddha saja  harus mendapatkan restu dari yang beragama mayoritas? Dan dimana rasa saling menghormati antar beragama di Negara ini?

Apakah dengan diturunkannya patung Buddha ini, akan menjadikan kota Asahan lebih baik dan lebih maju?

Marilah kita sama-sama merenungi dari hati nurani kita sebagai manusia ciptaan yang Kuasa. Dimata Tuhan kita semua sama, tidak perduli dia agama apa. selagi mereka masih “manusia”

2 comments:

  1. Sentimen berlebihan,Iri.Tanda orang tidak berguna dan tidak mampu.Biarlah mereka menuai apa yg telah di perbuatnya kelak.Jangan terlalu berharap dengan pemerintah kita skrg ini,suara kita nga akan nyampai karena sedikit.

    ReplyDelete
  2. tapi masih ada patungnya saya lihat bang. dan saya merasa biasa saja dan mentoleransi. tidak seperti yang dijelaskan diatas.

    ReplyDelete